Tentang ngecharge+
National EV Mobility Platform pertama di Indonesia yang menyatukan seluruh ekosistem pengisian daya kendaraan listrik dalam satu aplikasi independen. Melalui Charging Switching Engine berbasis adapter, pengguna dapat mengakses berbagai jaringan Charge Point Operator (CPO) seperti PLN, Voltron, Shell, dan mitra lainnya tanpa perlu berpindah aplikasi.
Kenapa ngecharge+ Dibangun
Pemilik mobil listrik di Indonesia sering harus memasang banyak aplikasi berbeda hanya untuk menemukan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) terdekat yang berfungsi dan sesuai dengan jaringan charging tertentu. Setiap CPO—dari PLN, Voltron, hingga Shell Recharge—punya aplikasi, akun, dan metode pembayaran sendiri-sendiri. ngecharge+ hadir untuk menghilangkan friksi ini: satu akun, satu dompet digital, satu peta, untuk mengisi daya di jaringan SPKLU mana pun di seluruh Indonesia.
Untuk Siapa ngecharge+
Dirancang untuk pengguna mobil listrik pribadi yang butuh kepastian rute dan biaya sebelum perjalanan jauh, pengemudi taksi & ride-hailing listrik yang perlu efisiensi waktu pengisian, hingga armada perusahaan (fleet EV) yang membutuhkan dashboard biaya dan pemantauan terpusat. Baik untuk perjalanan dalam kota Jakarta, Bandung, Surabaya, maupun perjalanan antar kota lewat jalan tol Trans-Jawa, ngecharge+ membantu merencanakan titik isi ulang daya sesuai State of Charge (SOC) kendaraan.
Keunggulan Utama
-
One App, All ChargersSatu akses ke berbagai jaringan charging.
-
Smart Trip PlannerRekomendasi rute, estimasi SOC, biaya, dan titik pengisian terbaik secara real-time.
-
Transparent Charging ExperienceProses end-to-end dari QR Scan, pre-authorization, charging, invoice hingga refund yang terdokumentasi.
-
Integrated DUWIT WalletPembayaran, top up, cashback, QRIS, dan transaksi dalam satu ekosistem.
-
Vehicle IntegrationMendukung OBD-II dan OEM API untuk data SOC, SOH, dan jarak tempuh.
-
Freemium SaaSFitur dasar gratis, Premium Subscription untuk pengalaman dan layanan lebih lengkap.
-
Enterprise ReadyDibangun dengan arsitektur modern, siap terintegrasi OCPI/OCPP, Fleet Management, dan Enterprise Dashboard.
Visi Kami
Mendukung percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia dengan menghilangkan kecemasan jarak tempuh (range anxiety) dan kerumitan mencari SPKLU terdekat. Kami percaya masa depan mobilitas EV Indonesia butuh infrastruktur digital yang terbuka—bukan ekosistem tertutup milik satu CPO—agar setiap pemilik mobil listrik, dari Toyota bZ4X, Hyundai Ioniq 5, BYD Atto 3, hingga Wuling Air EV, bisa mengisi daya di mana pun tanpa hambatan aplikasi.
“ngecharge+ — Satu Platform untuk Seluruh Ekosistem EV Indonesia.”